Cara Menulis Listicle yang Enak Dibaca, Gampang Kok

Cara Menulis Listicle yang Enak Dibaca, Gampang Kok

Apa itu Listicle? Artikel yang berbentuk seperti daftar, berasal dari kombinasi kata “list” dan “article”. Listicle seringkali dijumpai dalam majalah maupun media online, jenis artikel satu ini paling banyak digemari para pembaca. Sebagai penulis, penting bagi Anda untuk mengetahui cara menulis listicle yang enak dibaca.

Listicle cenderung lebih singkat dan sederhana, sehingga para pembaca dapat dengan mudah memahami isi bacaan dalam waktu singkat. Selain itu, penulisan listicle juga tidak bertele-tele alias to the point. Informasi yang disampaikan dalam listicle biasanya hanya poin-poin penting dari topik yang dibahas.

Cara Menulis Listicle yang Menarik

Berikut cara menulis listicle yang menarik agar para pembaca semakin tertatik untuk membaca, diantaranya:

1. Menentukan Topik yang Akan Dibahas

Anda tidak perlu repot memikirkan topik yang berat-berat, melainkan listicle yang menarik cenderung lebih banyak membahas topik yang ringan. Adapun topik tersebut diantaranya seperti membahas nostalgia, mengaitkan unsur komedi, dan lain sebagainya.

Baca teknik menulis copywriting

Hal yang paling penting untuk membuat listicle menarik yaitu related to people. Tentukan topik pembahasan yang seringkali dialami oleh banyak orang, seperti tips percintaan, cara mudah belajar matematika, dan masih banyak lagi. Semakin relate artikel yang Anda buat, maka akan semakin banyak audiens yang tertarik membaca artikel Anda.

2. Menentukan List

Jika Anda sudah menemukan topik yang tepat, selanjutnya Anda perlu membuat daftar atau list. Anda bisa melalukan brainstorming dengan cara mengumpulkan ide menarik sebanyak mungkin. Nantinya, ide tersebut akan dijadikan poin-poin penting yang akan Anda bahas dalam artikel.

Sebagai contoh, Anda akan menulis artikel bertopik sepatu yang harus dimiliki oleh perempuan milenial. Maka, Anda perlu membuat daftar atau list sepatu seperti apa saja yang akan Anda cantumkan. Anda bisa mencari ide tersebut dengan melakukan survey terlebih dahulu, eksplorasi di internet, dan lain sebagainya.

3. Sortir List ke Angka Ganjil

Cara menulis listicle yang enak dibaca lainnya adalah dengan menyortir list dalam angka ganjil. Mengapa demikian? Hal ini diyakini sebagai angka psikologis, dimana mampu menarik mata orang yang membaca. Selain ganjil, ternyata Anda juga bisa menyortir list ke bilangan prima agar lebih enak dibaca.

4. Pilih Format Pengurutan List yang Digunakan

Anda juga perlu memperhatikan tips keempat ini yaitu memilih format pengurutan list yang sesuai dengan artikel. Bisa dibuat berdasarkan peringkat tertentu atau urutan tertentu, mulai dari populer hingga yang biasa saja. Selain itu, Anda juga bisa membuatnya secara acak, tidak harus berdasarkan urutan melulu.

Anda juga bisa menambahkan format list dengan menggunakan bullet atau penomoran agar para pembaca dapat mudah memahami isi bacaan. Selain itu, paragraph yang cenderung singkat dan padat dalam suatu list lebih banyak disukai para pembaca.

5. Tambahkan “Label”

Tips terakhir yang juga tidak kalah penting adalah menambahkan label pada listicle Anda. Contoh label yaitu, “yang paling direkomendasi”, “yang paling top’’, “Best Seller”, dan masih banyak lagi. Usahakan untuk menciptakan label yang juga sedang banyak diperbincangkan atau dibahas oleh para audiens.

Hal tersebut bertujuan agar artikel yang Anda buat dapat lebih mudah dicari para pembaca. Selain itu, label yang tepat dan paling banyak dicari di mesin pencari akan lebih dominan dipilih oleh para pembaca, sehingga dapat menambah volume audiens artikel Anda.

Beberapa cara menulis listicle yang enak dibaca diatas, diharapkan dapat menjadi referensi bagi Anda yang para penulis pemula. Usahakan untuk membuat listicle yang unik, sederhana, dan tidak bertele-tele agar para pembaca betah berlama-lama membaca artikel Anda.

Bisnis Online